Kamis, 31 Oktober 2019

1. SEJARAH SINGKAT ANGGUR

Sejarah Singkat
Anggur merupakan tanaman buah berupa perrdu yang merambat. Anggur berasal dari Armenia, tetapi budidaya anggur sudah dikembangkan di Timur Tengah sejak 4000 SM. Sedangkan teknologi pengolahan anggur menjadi wine pertama kali dikembangkan orang Mesir pada 2500 SM. Dari Mesir budidaya dan teknologi pengolahan anggur masuk ke Yunani dan menyebar ke daerah Laut Hitam sampai Spanyol, Jerman, Prancis dan Austria. Sejalan dengan perjalanan Columbus anggur dari asalnya ini mulai menyebar ke Mexico, Amerika Selatan, Afrika selatan, Asia termasuk Indonesia dan Australia. Penyebaran ini juga menjadikan Anggur punya beberapa sebutan seperti Grape di Eropa dan Amerika, orang China menyebut Pu tao dan di Indonesia disebut anggur.

1.2. Sentra Penanaman
Di Indonesia sentra anggur terdapat di Jawa Timur (Probolinggo, Pasuruan, Situbondo), Bali dan Kupang (NTT).

Kebun anggur di Pronolinggo

1.3. Jenis Tanaman
Anggur termasuk tanaman marga Vitis. Tidak semua jenis dari marga ini dapat dimakan, yang bisa dimakan hanya dua jenis yaitu Vitis vinifera dan Vitis labrusca.

Tanaman anggur jenis Vitis vinifera mempunyai ciri:
a) Kulit tipis, rasa manis dan segar.
b) Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 300 m dari permukaan laut beriklim kering.
c) Termasuk jenis ini adalah Gros Colman, Probolinggo Biru dan Putih, Situbondo Kuning, Alphonso Lavalle dan Golden Champion.

Tanaman anggur jenis Vitis labrusca mempunya ciri:
a) Kulit tebal, rasa masam dan kurang segar.
b) Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 900 m dpl.
c) Termasuk jenis ini adalah Brilliant, Delaware, Carman, Beacon dan Isabella.

Dari kedua jenis ini yang banyak dikembangkan di Indonesia dan direkomendasi oleh Departemen Pertanian sebagai jenis unggul adalah jenis Vitis vinifera dari varietas Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle. Namun ada juga yang dianjurkan ditanam antara lain Gross Collman, Probolinggo Putih, Isabella, Delaware, Chifung dan Australia.

1.4. Manfaat Tanaman
Anggur dimanfaatkan sebagai buah segar maupun untuk diolah sebagai jadi produk lain seperti minuman fermentasi hasil perasan anggur yang mengandung alkohol biasa disebut Wine, dikeringkan menjadi kismis dan untuk keperluan industri selai dan jeli.

2. SARAT TUMBUH ANGGUR

SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Tanaman anggur dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah, terutama di tepi-tepi pantai, dengan musim kemarau panjang berkisar 4-7 bulan.
Angin yang terlalu kencang kurang baik bagi anggur.
Curah hujan rata-rata 800 mm per tahun. Dan keadaan hujan yang terus menerus dapat merusak premordia/ bakal perbungaan yaitu tengah berlangsung serta dapat menimbulkan serangan hama dan penyakit.
Sebaiknya sinar matahari yang banyak/udara kering sangat baik bagi pertumbuhan vegetatif dan pembuahannya.
Suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat C dan suhu rata-rata minimal malam hari 23 derajat C dengan kelembaban udara 75-80 %.

2.2. Media Tanam
Tanah yang baik untuk tanaman anggur adalah mengandung pasir, lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara yang dibutuhkan.
Derajat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).

2.3. Ketinggian Tempat
Anggur akan tumbuh baik bila ditanam antara 5-1000 m dpl atau di daerah dataran rendah. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Jenis Vitis vinifera menghendaki ketinggian 1-300 m dpl. Jenis Vitis labrusca menghendaki ketinggian 1-800 m dpl.

3. TEKNIS.BIDIDAYA ANGGUR

TEKNIS BUDIDAYA


3.2. Pengolahan Media Tanam
3.2.1. Persiapan
Persiapan yang perlu dilakukan adalah:
a) Menentukan lokasi penanaman.
b) Menentukan luas areal tanam.
c) Mengatur jarak tanam.
d) Membuat lubang tanam.
e) Menentukan dosis pupuk kandang yang diperlukan.


3.2.2. Pembukaan Lahan
Lahan yang digunakan dibersihkan dan tidak terlindung dari sinar matahari. Pencangkulan untuk pembuatan lubang tanam dilakukan setelah ada pengaturan jarak tanam yang sesuai dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Lubang dibiarkan terkena sinar matahari selama 2-4 minggu.

3.2.3. Pengapuran
Pengapuran hanya dilakukan bila pH tanah rendah/terlalu asam.

3.2.4. Pemupukan
Setelah 2-4 minggu lubang tanam diisi pupuk kandang, pasir dan tanah dengan perbandingan 2:1:1.

3.3. Teknik Penanaman
3.3.1. Penentuan Pola Tanam
Tanaman Angur merupakan tanaman monokultur. Pengaturan jarak tanam penting diperhatikan dan juga sesuai dengan larikan karena arah datangnya angin sangat besar pengaruhnya. Jarak tanam bisa diatur dengan pola: 3 x 3 m, 4 x 4 m, 3 x 5 m, 3 x 4 m, 4 x 5 m, 4 x 5 m, 3 x 5 m dan 4 x 6 m

Jarak tanam mempengaruhi jumlah tanaman persatuan luas :
a) 3 x 3 m untuk 1 Ha = 1.111 pohon
b) 3 x 4 m untuk 1 Ha = 833 pohon
c) 3 x 5 m untuk 1 Ha = 666 pohon
d) 4 x 4 m untuk 1 Ha = 625 pohon
e) 4 x 5 m untuk 1 Ha = 500 pohon
f) 4 x 6 m untuk 1 Ha = 416 pohon

3.3.2. Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam yang diperlukan berukuran 60 x 60 x 60 cm yang disesuaikan dengan jarak tanam, isi lubang berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 atau 1:1:2.

3.3.3. Cara Penanaman
Penanaman bibit anggur terbaik pada saat musim kemarau, sekitar Juni dan Juli. Setiap tanaman perlu lahan 20 m² termasuk para-paranya yang harus dipersiapkan sebelum tanamannya tumbuh. Para-para ini berguna untuk merayapkan batang dan cabangnya secara mendatar pada ketinggian 2 m. Setiap tanaman juga diberi ajir bambu untuk titian setelah bibit ditanam, agar pertumbuhannya dapat menjalar ke atas menuju para-para.

3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Penyulaman dan Penjarangan
Penyulaman hanya dilakukan bila terdapat tanaman yang tidak sehat/mati. Pengontrolan dilakukan rutin bersamaan saat penyiraman karena anggur perlu perhatian kontinyu.

Penjarangan buah sangat penting karena buah yang terlalu rapat justru merusak perkembangan buah dan menurunkan kualitas buah. Dalam penjarangan buah-buah yang perlu dibuang adalah: (1) yang bertangkai panjang; (2) tidak sempurna bentuknya; (3) buah yang ada di sebelah dalam; (4) buah yang terbentuk tanpa adanya persarian.

Penjarangan dilakukan dalam dua tahap, tahap satu saat umur satu bulan setelah pembungaan dan buah masih pentil, tahap dua dilakukan dua minggu setelah tahap satu dan buah sebesar biji jagung. Untuk menjaga kualitas buah, juga perlu dilakukan pembrongsongan (pembungkusan) buah. Pembungkusan dilakukan bila dalam satu dompol buah sudah ada dua atau tiga buah yang masak. Bahan yang umum dipakai bungkus adal kertas semen dan kertas koran.

3.4.2. Penyiangan
Penyiangan dilakukan bila terdapat tanaman pengganggu sekitar tanaman anggur.

3.4.3. Perempalan
Perempalan bentuk pada anggur dilakukan mulai tanam sampai umur 1 tahun, bertujuan untuk mendapat pertumbuhan yang baik, dengan cara membuang tunas yang tidak perlu dan membiarkan satu tunas yang baik sebagai batang pokok.
Perempalan untuk pembuahan dilakukan setelah anggur berumur 1 tahun. Sebelum perempalan diperiksa dahulu dengan memotong ujung salah satu cabang, bila meneteskan air perempalan dilaksanakan, tetapi bila tidak harus ditunda. Perempalan dilakukan dengan memotong ranting-ranting, dengan meninggalkan 2-4 mata tunas dan semua daun dibuang sehingga tanaman jadi gundul. Dalam 1 tahun dilakukan 3 kali perempalan:
1. Tahap I : Maret-April, 90-110 hari
2. Tahap II : Juli-Agustus, 90-110 hari
3. Tahap III : Nov-Des, tahap ini sering gagal
Perempalan antara bulan November-Desember, tidak memperoleh hasil. Tujuannya hanya untuk memelihara tingkat kesuburan tanaman sampai musim hujan berakhir dan tanaman tidak rusak.

3.4.4. Pemupukan
Ada dua masa pemupukan:
Pemupukan tanaman muda (0-1 tahun)
1. Umur 0-3 bulan, 10 gram urea, interval 10 hari
2. Umur 3-6 bulan, 15 gram urea, interval 15 hari
3. Umur 6-12 bulan, 50 gram urea
Cara pemberian dengan membuat larikan melingkar sekeliling tanaman diameter 10-20 cm sedalam 5 cm.
Pemupukan tanaman dewasa (1-seterusnya)
1. Umur 21 hari sebelum perempalan, 5 kaleng pupuk kandang
2. Umur 11 hari sebelum perempalan, 80 gram TSP/100 gram ZK
3. Umur 7 hari sebelum perempalan, 100 gram urea
Pupuk kandang diberikan sekali setahun, tahun kedua dosis dinaikkan jadi 10 kaleng. Pupuk buatan dinaikkan dosisnya urea 600 gram, TSP 300 gram, ZK 450 gram. Cara pemberian dengan pembuatan larikan sekitar tanaman dengan diameter 1,5 m.

3.4.5. Pengairan dan Penyiraman
Yang perlu diperhatikan adalah:
a) Anggur tidak tahan pada air yang tergenang.
b) Anggur butuh pengairan yang harus dilakukan mulai tanam sampai pemangkasan.
c) Menjelang pemangkasan, 3-4 minggu sebelumnya pemberian air harus dihentikan.
d) Setelah masa pemangkasan, 2-3 hari sebelumnya diberi air kembali sampai ujung ranting mengeluarkan air.
e) Pemberian dilakukan sampai buahnya hampir masak, setelah mulai tua pemberian air dihentikan supaya buah tidak pecah dan busuk.

3.4.6. Waktu Penyemprotan Pestisida
Penyemprotan insektisida dilakukan sebagai pencegahan terhadap hama yang mengganggu pada anggur. Penyemprotan harus dihentikan 15 hari sebelum panen. Khusus untuk hama Phyiloxera Vitifolia digunakan insektisida Furadan 3G/Temik 1 OG.

3.4.7. Pengaturan Bunga
Setelah dua minggu pemangkasan pembuahan, cabang tersier yang baru tumbuh mengeluarkan sulur-sulur pembentukan bunga yang keluar dari mata ke 3, 4 dan 5. Bila ada cabang tersier yang tidak mengeluarkan sulur dapat diadakan pemotongan dengan meninggalkan 3 mata bertujuan untuk merangsang pertumbuhan sulur. Cabang tersier yang baru muncul disisakan satu sulur saja, agar menghasilkan dompol bunga yang besar dan buahnya bisa bermutu tinggi.

4. HAMA dan PENYAKIT ANGGUR

Hama dan Penyakit
4.1 Hama
Phylloxera Vitifolia
Menyerang tanaman anggur baik muda maupun tua berakibat anggur jadi kering dan mati. Yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara langsung. Gejala umum pada daun terbentuk bisul-bisul kecil dan akar membengkak seperti kutil. Hama ini menetap di bawah kulit batang yang terkelupas dan dalam jaringan akar.

Kumbang Apogonia destructor
Bentuk kumbang kecil dan warna hitam mengkilat. Menyerang daun anggur pada malam hari dan kumbang ini mudah tertarik oleh sinar lampu.

Wereng daun
Serangan wereng ini menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat dan gugur.

Kutu putih
Dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.

Ulat daun belalang daun
Menyerang daun untuk dijadikan makanannya



Rayap
Serangan yang paling parah bila menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu dan akhirnya mati.


Burung, kalong, bajing dan musang
Menyerang buah yang mulai masak untuk dijadikan makanannya.

Cara untuk memberantas hama anggur dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pada bagian yang terkena serangan. Penyemprotan dilakukan secara rutin dan dihentikan menjelang masa petik. Khusus hama Phyloxera vitifolia dilakukan dengan menyiramkan insektisida di sekeliling tanaman. Penyiraman bisa dilakukan sebelum tanam, setelah tanam/setelah panen. Sedangkan untuk menanggulangi hama dari hewan besar dapat 

4.2. P4enyakit
Downy Mildew (jamur)
Gejalanya daun nampak kuning bagian bawah terlihat ada tepung warna putih-kuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.

Powdery Mildew
Pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Menyerang pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi kerdil dan rusak.


Penyakit busuk hitam
Menyebabkan buah jadi keriput, busuk dan gugur.



Phakospora Vitis
Daun sebelah bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).

Peronospora
Bila udara terlalu lembab jamur ini menyerang daun anggur dan dapat dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun.

Untuk memberantas penyakit anggur dilakukan dengan menyemprotkan fungisida dengan waktu a sebelum masa berbunga, setelah berbunga dan 8-12 hari sesudah penyemprotan kedua setelah berbunga. Sedang untuk penyakit busuk hitam penyemprotan dilakukan sebelum masa berbunga, saat berbunga dan 2 minggu sebelum masa petik.

5. PANEN dan PASCA PANEN

PANEN dan PASCA PANEN
5.1. Ciri dan Umur Panen
Umur panen anggur tergantung jenis yang ditanam, iklim dan tinggi tempat. Untuk daerah rendah umur buah 90-100 hari setelah pangkas, daerah dataran tinggi umur buah antara 105-110 hari. Tingkat kemasakan buah yang baik untuk dipanen adalah warna dalam satu tandan telah rata, butir buah mudah lepas dari tandan dan keadaan buah kenyal serta lunak.

5.2. Cara Panen
Cara panen dilakukan dalam cuaca yang cerah dan di pagi hari dengan pemetikan yang hati-hati (jangan sampai bedak hilang). Hasil pemetikan dimasukkan keranjang/dos karton diusahakan penempatannya tidak menumpuk, agar buah yang terletak di bawah tidak rusak dan pecah.

5.3. Periode Panen
Tanaman anggur dalam satu tahun mengalami dua kali panen.


5.4. Prakiraan Produksi
Dari areal tanaman anggur 1 ha dengan rasio jarak tanam 4 x 5, jumlah tanaman 500 batang dengan hasil panen per tahun rata-rata 7.500 kg anggur.

5.5. Pascapanen
5.5.1. Pengumpulan
Pengumpulan anggur tidak boleh ditumpuk karena dapat merusak buah di bawahnya. Hal yang penting bedak yang terdapat pada anggur dijaga agar tidak hilang.

5.5.2. Penyortiran dan Penggolongan
Penyortiran dilakukan dengan menyingkirkanbuah yang rusak dan buah yang masih terlalu muda dalam satu dompolan. Kemudian anggur digolongkan menurut ukuran dompolan dan keseragaman besar buah.


5.5.3. Penyimpanan
Cara terbaik dalam penyimpanan adalah dengan memasukkan dalam ruang pendingin untuk mengurangi penguapan, tetapi cara yang mudah, ringkas dan kapasitas penyimpanan besar adalah dengan menggantung anggur untuk diangin-anginkan dalam ruang yang sejuk.

5.5.4. Pengemasan dan Pengangkutan
Cara menggunakan keranjang bambu dilapisi kertas koran. cara ini kurang baik karena banyak buah yang rusak. Cara terbaik dengan menggunakan kotak kayu yang diisi dengan serbuk gergaji sehingga kerusakan buah dapat ditekan saat pengangkutan.

6. ANALISA USAHA ANGGUR

  1. Biaya produksi tahun pertama
    1. Lahan
      - Sewa tanah 5 tahun @ Rp.2.000.000,-
      - Pembuatan Para-para dan pagar keliling :
         Pembelian ajir dan upah
         Bambu tunggakan 1558 batang @ Rp. 5.000,-
         Tutu kayu jaran 412 batang @ Rp. 3.500,-
         Bambu duri/atap para-para 1396 batang @ Rp. 9.000,-
         Upah menanam kayu jaran 412 batang @ Rp. 500,-
         Menanam bambu tunggakan 1558 batang @ Rp. 500,-
         Tali ijuk 200bendel @ Rp. 4.500,-
         Kawat tali para-para 2 ton @ Rp. 3.500.000,-
         Ongkos pasang para-para
         Pembuatan pagar keliling
      - Pengolahan tanah/penanaman
         Buat lubang tanam 500 pohon @ Rp. 2.000,-
         Pupuk Kandang untuk 500 pohon@ Rp. 2.000,-
         Mencampur pupuk untuk lubang tanam @Rp. 1000,-
         Upah menanam pohon @ Rp. 500,-
    2. Bibit 500 pohon @ Rp 5000,-
    3. Pupuk
      - Urea tiap pohon 1kg @ Rp. 1.500,-
      - TSP tiap pohon 0,5 kg @ Rp. 1.700,-
      - Pupuk kandang @ Rp. 3.000,-
    4. Obat dan pestisida
      - Insektisida 5 liter
      - Fungisida Profit 8 kg @ Rp. 250.000,-
      - Fungisida Antracol 16 kg @ Rp. 65.000,-
      - Fungisida Cobox 16 kg @ Rp. 35.000,-
    5. Penyiraman
      - BBM untuk pompa air 972 l @ Rp. 1000,-
      - Oli pompa air 24 l @ Rp. 8.000,-
    6. Peralatan
      - Pipa air 2 batang @ Rp. 50.500,-
      - Pasang Pipa air @ Rp. 70.000,-
      - Pompa air 3,5 Pk Merk Honda
      - Paralon 20 buah @ Rp. 35.000,-
    7. Tenaga kerja
      - Upah tenaga kerja 3 orang @ Rp. 250.000,-/bulan
      - Pengawas 1 orang @ Rp. 240.000,-/bulan
    8. Lain-lain/Ipeda
               Jumlah biaya produksi tahun ke-1
  1. Biaya produksi tahun kedua, ketiga, keempat dan kelima
    1. Pupuk
      - Urea tiap pohon 1kg @ Rp. 1.500,-
      - TSP tiap pohon 0,5 kg @ Rp. 1.700,-
      - Pupuk kandang @ Rp. 3.000,-
    2. Obat dan Pestisida :
      - Insektisida 5 liter
      - Fungisida Profit 8 kg @ Rp. 250.000,-
      - Fungisida Antracol 16 kg @ Rp. 65.000,-
      - Fungisida Cobox 16 kg @ Rp. 35.000,-
    3. Penyiraman
      - BBM untuk pompa air 972 l @ Rp. 1000,-
      - Oli pompa air 24 l @ Rp. 8.000,-
    4. Tenaga kerja
      - Upah tenaga kerja 3 orang @ Rp. 250.000,-/bulan
      - Pengawas 1 orang @ Rp. 240.000,-/bulan
    5. Lain-lain /Ipeda

          Jumlah biaya produksi/tahun untuk tahun ke-2, ke-3, ke-4 dan ke-5
Jumlah biaya produksi
  1. Pendapatan ( hasil panen 1 tahun 2 kali )
    1. Tahun ke-1: 500 pohon x 2 x 4 kg x Rp. 7.000,-
    2. Tahun ke-2: 500 pohon x 2 x 6 kg x Rp. 7.000,-
    3. Tahun ke-3: 500 pohon x 2 x 7,5 kg x Rp. 7.000,-
    4. Tahun ke-4: 500 pohon x 2 x 8 kg x Rp. 7.000,-
    5. Tahun ke-5: 500 pohon x 2 x 9 kg x Rp. 7.000,-
          Jumlah pendapatan
  1. Keuntungan
    1. Keuntungan dalam 5 tahun
    2. Keuntungan/tahun
  2. Parameter kelayakan usaha
    1. B/C rasio


Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.

Rp.


Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.
Rp.

Rp.
Rp.

Rp.

Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

Rp.

Rp.
Rp.

=

10.000.000,-

60.000,-
7.790.000,-
1.442.000,-
12.564.000,-
206.000,-
779.000,-
900.000,-
7.000.000,-
1.470.000,-
2.000.000,-

1.000.000,-
1.000.000,-
500.000,-
250.000,-
2.500.000,-

750.000,-
425.000,-
1.500.000,-

280.000,-
2.000.000,-
1.040.000,-
560.000,-

972.000,-
192.000,-

101.000,-
140.000,-
2.000.000,-
700.000,-

9.000.000,-
2.880.000,-
400.000,-
72.401.000,-
750.000,-
425.000,-
1.500.000,-

280.000,-
2.000.000,-
1.040.000,-
560.000,-

972.000,-
192.000,-

9.000.000,-
2.880.000,-
400.000,-
19.999.000,-
152.397.000,-
28.000.000,-
42.000.000,-
52.500.000,-
56.000.000,-
63.500.000,-
241.500.000,-

89.103.000,-
17.820.600,-

1,58
Catatan :
- Dalam kenyataan produksi 1 pohon dapat mencapai 20-30 kg dan dalam 1 tahun bisa 3 kali panen.
- Umur tanaman anggur semakin lama semakin produktif dan dapat mencapai 25-30 tahun.

7. PELUANG BISNIS BUDIDAYA ANGGUR

Gambaran Peluang Agribisnis
Indonesia telah mengeksport buah-buahan, namun untuk beberapa jenis tertentu masih mengimpor. Dalam tahun 1991-1995, Indonesia mengimport lima jenis buah-buahan, meliputi apel, jeruk, pir, kurma dan anggur. Import buah tersebut sebesar 17.418.325 kg senilai US $ 13.973.604 (1991), 40.746.029 kg senilai US $ 33.032.612 (1992), 68.525.578 kg senilai US $ 50.846.270. (1993), 77.797.878 kg senilai US $ 60.374.141 (1994), dan 116.557.231 kg senilai US $ 81.937.365 (1995).

Jenis buah import yang telah lama dikenal dan dibudidayakan di Indonesia antara lain anggur. Produk anggur dalam negeri belum mengimbangi permintaan pasar (konsumen) domestik, sehingga tiap tahun masih mengimpor. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Impor anggur Indonesia tahun 1991-1995 mencapai 26.501.977 kg senilai US $ 36.527.300 atau rata-rata pertahun sebesar 5.300.395,4 kg senilai US $ 7.305.406.

Dengan kondisi tersebut maka pada masa kini dan yang akan datang budidaya anggur sangat menjanjikan bagi para produsen. Sehingga saat ini telah mulai dikembangkan budidaya anggur dengan skala besar dan pengolahan yang intensif.

8. SATANDART PRODUKSI

STANDAR PRODUKSI
5.1. Ruang Lingkup
Standar mutu anggur di Indonesia masih belum, namun ditingkat petani sudah ada standar mutu berdasar dompolan, ukuran buah dan rasa.


5.2. Diskripsi
Banyaknya buah dalam dompolan menjadi ukuran mutu yang menunjukkan tingginya produksi. Sedang ukuran buah yang seragam dan rasa akan menaikkan nilai jual dalam pemasaran.

5.3. Klasifikasi dan Standar Mutu
Standar mutu yang berlaku di petani:
a) Mutu A: dompolan rapat, buah besar dan seragam, rasa manis.
b) Mutu B: dompolan renggang, buah kecil, rasa manis.
c) Mutu C: di luar ketentuan mutu A dan B.

5.4. Pengambilan Contoh
Pengambilan contoh yang berfungsi untuk penanganan berikutnya diambil saat dilakukan pemanenan. Anggur yang diambil sebelum umur panen mempunyai mutu rendah.

5.5. Pengemasan
Standar pengemasan anggur adalah buah dalam baik saat pengangkutan sampai ke tempat tujuan. Pengemasan terbaik dengan menggunakan kotak kayu yang diisi serbuk gergaji sehingga anggur tetap terjaga keutuhannya.

9. DAFTAR PUSTAKA

http://sobisa2002.blogspot.com/2011/05/budidaya-tanaman-buah-anggur.html?m=1

10. CARA TANAM ANGGUR BERBUAH LEBAT

Tanaman anggur selain di tanam halaman rumah, di pekarangan, dan di kebun juga dapat ditanam di dalam pot. Selain kita dapat melihat keindahan tanamannya yang sebagai penyejuk halaman rumah atau bisa juga dikatakan Cara Budidaya anggur di halaman rumah , namun kita juga mendapati buah yang bergelantungan membuat mata indah memandang. Bahkan kita tidak usah beli buah anggur, karena sudah di sediakan di rumah.

Anda bisa menciptakan pemandangan di disekitar halaman atau sekeliling lingkungan rumah kita, dengan  menanam anggur dalam pot berbuah cepat dan lebat  namun Anda juga harus mempelajari Panduan lengkap cara menanam anggur yang berkualitas.
Kelebihan menanam buah anggur di dalam pot ini selain bisa membentuk tanaman anggur dengan indah, kita juga harus membentuk percabangannya yang bisa memunculkan buah anggur yang lebat. Tentu saja dengan  Cara pemangkasan tanaman anggur agar cepat berbuah.
Selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias tetapi buah yang dihasilkan dari tanaman anggur memiliki nilai jual yang cukup tinggi alias mahal kalau di jual. Di samping itu apabila kita bisa membudidayakan dan di pot di buat sangat cantik, maka nilai jual tabulampot anggur juga sangat tinggi. Cara menanam anggur di dalam pot (tabulampot) supaya cepat berbuah untuk Anda.
Maka apabila Anda memiliki hobi tanam menanam alangkah baiknya Anda membudidayakan tabulampot buah anggur supaya Anda menghasilkan uang tambahan. Namun Anda harus kreatif untuk membentuk tanaman tersebut menjadi cantik. Tahapan yang harus kita lakukan agar tabulampot anggur bisa indah bila di tanam di dalam pot adalah sebagai berikut :
1. Pemilihan Pot Untuk tanaman anggur
Pertama yang akan kita lakukan adalah pemilihan pot yang cantik dan unik, sebab kita akan menciptakan tabulampot anggur denagn nilai juak yang tinggi. Pot yang akan kita gunakan adalah pot dengan jenis seperti pot plastic, pot semen,bisa juga dengan pot tanah. Diameter permukaan pot harus lebih lebar daripada pot yang dibagian bawah atau bisa juga dengan model pot yang sama besarnya.
Tetapi dari macam jenis bahan pot untuk tanaman anggur lebih baik adalah pot yang berbahan dasar tanah. Mengapa demikian? Sebab pot dengan bahan dasar tanah mempunyai pori-pori di bagian dasarnya sehingga dapat menyerap air.
Dengan begitu menyebabkan akar tanaman tidak mudah kering apabila kita terlambat menyiram dan tidak akan lembab bila dalam menyiram kita terlalu banyak air. Untuk itu pakailah pot yang terbuat dari bahan dasar tanah. Sekarang pot dari bahan dasar tanahyang memiliki ukiran-ukiran yang cantik di bagian luarnya.
2. Media Tanam Tanaman Anggur
Media tanam yang dipakai di dalam pot harus sesuai dengan karakteristik tanaman anggur. Media tanam yang baik digunakan untuk tanaman anggur adalah pasir dan pupuk kandang. Pasir digunakan karena pasir sejenis porous, yaitu yang mudah ditembus oleh akar tanaman anggur. Cara menanam anggur di dalam pot (tabulampot) supaya cepat berbuah untuk Anda.
Media tanam pasir dan pupuk kandang yang sudah matang setelah di campur, kemudian dimasukkan ke dalam pot tanah terlebih dulu. Agar tanaman lebih sehat dan bagus maka sepertiga bagian bawah pot diisi dengan tanah yang gembur, dengan maksud agar menghambat keluarnya air dari dalam pot.
Cara Penanaman bibit buah tanaman anggur Ke Dalam Pot
Lebih dahulu masukan batu bata atau genting yang telah di pecah-pecah di bagian dasar pot. Setelah itu masukan sedikit tanah yang gembur di atas pecahan genting/batu bata tersebut. Kemudian masukan media tanam yang berisi ( pasir dan pupuk kandang yang sudah di campur) ke dalam pot sampai hampir penuh. Kemudian bikin lubang tanam yang di bagian tengah pot untuk diisi bibit tanaman anggur.
Cara menanam anggur di dalam pot (tabulampot) supaya cepat berbuah untuk Anda
Caranya polybag yang berisi tanaman anggur kita lepas kemudian masukan bibit tanaman anggur yang tadi di dalam polybag beserta tanahnya ke dalam lubang tengah-tengah pot. Atur posisi tanaman anggur supaya kelihatan tegak. Kemudian tutup permukaannya dengan media tanam lagi sampai penuh, tapi sisakan 2 cm dari permukaan bibir pot.
Lalu siram tanaman anggur tersebut, ketika selesai di siram pasti permukaan tanah akan menurun hingga 5 cm dari bibir pot, sebab terjadi pemadatan media tanam. Kemudian taruh tanaman buah anggur tersebut pada tempat yang ada sinar matahari secara penuh.
5. Perawatan Tanaman buah anggur
Perawatan tanaman anggur yang ada di dalam pot sama dengan perawatan anggur yang ditanam di pekarangan atau di kebun. Namun, perawatan di pot akan lebih mudah di lakukan dari pada perawatan yang ada di kebun.
Merawat tanaman anggur di dalam pot ini yang harus di perhatikan antara lain:
  • Penyiraman.
    Penyiraman tanaman anggur yang ada di dalam pot dilakukan setiap hari, pada waktu sore hari. Pada waktu penyiraman harus hati-hati agar percikan air tidak terlalu keras sehingga bisa merusak media tanam yang ada di permukaan yang berupa pasir dan pupuk kandang yang mudah bergerak apabila terkena semprotan air, jadi jangan sampai merubah posisi akar tanaman anggur.

  • Pemberian Ajir.
    Ajir pada tanaman buah anggur sangat penting sekali, sebab supaya bibit anggur tumbuh lurus. Ajir dapat berupa kayu atau bilah bambu dengan ketebalan 1,5 cm dan panjang 1 m. Ajir ini berfungsi sebagai penyangga bibit tanaman anggur sampai datang waktu untuk pemangkasan pertama.
Di awal penanaman bibit tanaman anggur diikat longgar dengan ajir. Kemudian di dalam pertumbuhannya, tanaman anggur pasti akan tumbuh ke atas memanjat dengan bantuan sulur-sulur.
Maka untuk memperoleh cabang yang cantik menarik, pohon anggur harus dikasih penopang yang fungsinya sebagai alat panjatan. Panjatan ini di tancapkan atau ditanamkan di dalam pot, bisa berupa kayu atau bilah bambu setebal 2 cm dan panjang 1,5 m dengan lilitan kawat.
Di pinggir-pinggir pot di ancapkan empat bilahan bambu. Penopang bambu ini nantinya akan menjadikan tanaman anggur dalam pot cantik dan bisa dilihat dari bermacam-macam arah. Bentuknya bisa diatur misalnya bulat seperti bola, slinder, atau paying.
  • Pemupukan.
    Tanaman buah anggur yang baru saja ditanam di dalam pot bisa diberi pupuk urea, dengan dosis cukup satu sendok makan. Pupuk urea tersebut diberikan setiap dua pekan sekali sampai tanaman berusia tiga bulan. Kemudian setelah berumur tiga bulan, pupuk urea diberikan menjadi dua sendok makan. Dan pupuk diberikan setiap bulan sekali.
6. Supaya Tanaman anggur Cepat Berbuah
Tabulampot Anggur Cepat Berbuah Lebat, Begini Caranya. Mempercepat tumbuh buah maka hal yang dilakukan adalah pemangkasan ranting yang menyebabkan bunga akan keluar dan cabang tersier. Ketika cabang tersier sudah berwarna coklat atau kira-kira sudah berumur tiga bulan, maka pemangkasan boleh dilakukan.
Pemangkasan hanya boleh dilakukan bila cabang tersier ada mata tunas yang menonjol. Pemangkasan dilakukan pada ruas cabang tersier keempat atau kelima dari pangkal cabang.
Pemangkasan pertama, malai bunga yang muncul kebanyakan berukuran kecil. Banyaknya malai pelan-pelan akan bertambah pada waktu pemangkasan kedua, ketiga, dan selanjutnya.
Bunga akan muncul sehabis pemangkasan lama-lama akan mekar dan berbuah kecil-kecil berwarna hijau. Buah yang kecil-kecil ini terus berkembang dan tumbuh terus sampai maksimal pertumbuhan dalam waktu 105-110 hari setelah pemangkasan.
Pada saat pertumbuhan buah, tanaman buah anggur yang di pot harus disiram setiap hari dan dilakukan pemupukan setiap bulan. Pupuk yang digunakan berupa NPK dua sendok makan di taburkan di sekeliling pot.
7. Mencegah Hama dan Penyakit Tanaman anggur
Cara menanam anggur di dalam pot (tabulampot) supaya cepat berbuah untuk Anda dan Hama yang sering mengancam tanaman buah anggur adalah ulat daun, belalang, dan kumbang. Serangga itu merusak tanaman buah anggur dengan memakan daunnya. Selain hama tersebut tanaman anggur juga bisa terserang penyakit. Penyakit itu adalah jamur putih/downymildew dan jamur kuning phakopshora vitis, penyakit tersebut menyerang apabila udara di sekeliling tanaman anggur terlalu lembap.
Serangan hama dan penyakit itu bisa di antisipasi dan di cegah apabila kita selalu merawat tanaman anggur dengan teliti dan sabar. Serangan Jamur bisa di semprot menggunakan Trichoderma caranya (2 sendok makan per liter air), dan apabila embasmi serangan hama maka gunakanlah ramuan pestisida nabati yang di buat sendiri dari tanaman rempah-rempah.